Wisata Kuliner Bali : Dari Konsep Gua hingga "Bintang Michelin"

Sabtu , 23 Maret 2019 | 23:26
Wisata Kuliner Bali : Dari Konsep Gua hingga
Sumber Foto: Samabe.
Di Samabe, gua disulap menjadi restoran yang indah dan romantis serta jauh dari kesan menyeramkan.
POPULER

BALI - Ada banyak alasan yang membuat Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik hingga kini. Bagi wisatawan mancanegara, Bali dikenal tidak hanya memiliki lansekap yang indah. Pulau ini, menawarkan wisata yang mengedepankan nilai-nilai kultur yang kental—sebuah hal yang jarang bisa ditemukan di tempat lain.

Bagi wisatawan lokal, aksesibilitas Bali menjadi nilai tambah yang menonjol. Tentu, Lombok tidak kalah dengan Bali dari sisi kekayaan alam namun keunggulan Bali yang sudah menjadi destinasi wisata sejak dulu tidak bisa dikalahkan dengan mudah.

Bali didukung infrastruktur kelas internasional juga kesadaran masyarakat lokal mengenai pentingnya wisata bagi perekonomian mereka. Ini membuat Bali menjadi lokasi wisata yang sangat ramah dan mudah diakses wisatawan dari kota-kota lain di Indonesia.

Salah satu tren wisata yang semakin populer saat ini adalah wisata kuliner. Kini, kita bisa menemukan dengan mudah orang-orang yang datang ke suatu lokasi wisata hanya untuk mencicipi makanan-makanan khas atau merasakan dining experience yang ditawarkan oleh daerah tersebut. Begitu pula Bali. Berikut kami paparkan mengapa Bali pantas menjadi lokasi wisata kuliner Anda.

Bali diberkahi dengan alam yang sangat indah. Bukan hanya lansekap pantai, Bali memiliki Ubud yang dikenal dengan teras undakan persawahan yang begitu indah dan memanjakan mata. Kelebihan alam Bali inilah yang dicoba untuk diadopsi oleh beberapa restoran yang dikenal luas oleh masyarakat internasional.

Keindahan lansekap dalam restoran-restoran ini menawarkan nuansa makan yang tidak mungkin bisa Anda temukan pengalamannya di tempat lain. Salah satu contoh mudah adalah restoran Swept Away Samaya yang berlokasi di Ubud. Restoran ini mengusung tema alam, bangunannya mengikuti lekuk Sungai Ayung yang semakin indah dengan taman yang terawat baik.

Pernahkah Anda membayangkan untuk makan malam di dalam gua tidak jauh dari tepi pantai? Jangan membayangkan gua sebagai sebuah tempat yang menyeramkan. Di Samabe, gua disulap menjadi tempat makan yang romantis dan elegan. Deburan ombak berpadu, temaram cahaya lampu yang memantulkan permukaan gua yang tidak rata, serta lezatnya makanan memanjakan semua indera kita.

Untuk Anda yang ingin terkagum-kagum dengan arsitektur Yunani, silakan sambangi Slippery Stone yang berlokasi di Seminyak. Restoran yang mengusung tema Yunani dan Mediteranian ini menawarkan nuansa makan dan bar yang unik serta berbeda—membuat kita rasanya seperti sedang menjadi salah satu pemeran dalam film Troy atau Hercules.

Selain lansekap dan arsitektur, tahukah Anda, di Indonesia hanya ada tujuh restoran yang dicatat menerima peringkat Michelin Star atau Bintang Michelin—dan lima di antaranya ada di Bali? Michelin Star merupakan sebuah peringkat kelas internasional yang dikeluarkan oleh Michelin khusus untuk penggunanya.

Saat ini, Michelin Star menjadi peringkat bergengsi yang menggambarkan kualitas suatu restoran yang dituangkan dalam bintang 1, 2, serta 3. Semakin banyak bintang yang didapatkan, artinya restoran ini semakin berkualitas dan semakin wajib Anda kunjungi dalam perjalanan Anda ke kota tersebut.

Lima restoran dengan Michelin Star yang ada di Bali adalah Teatro di Seminyak, Mozaic dan Locavore di Ubud, serta Metis dan Merah Putih yang keduanya berlokasi di Badung. Dari kelima restoran ini, Merah Putih menawarkan makanan khas Indonesia mulai dari urap ubi, nasi goreng, nasi uduk, ikan tapanuli, pipi sapi kalio, gulai kambing, hingga tahu gejrot.

Berbeda dengan Merah Putih, Teatro sesuai namanya menawarkan menu Asia yang dipadu dengan twist Prancis yang unik. Menu-menu yang bisa Anda pilih misalnya foiegras, ravioli, tuna, dan scallop.

Kalau ada satu restoran yang patut Anda datangi karena keunikannya, Locavore akan masuk dalam daftar tersebut. Restoran yang mengusung tagline "modern cuisine, local produce" ini hadir dengan menu-menu lokal seperti sayur trancam, tempe bacem, cakalang asap, nasi kencur, dan berbagai menu lain yang mengekspos bahan-bahan unik khas Indonesia seperti kemangi, bengkuang, bahkan petai. Wuih, menggiurkan! (rma)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load