Dari Salmon Hingga Jeruk, Ini Makanan "Ramah" Diabetes

Jumat , 30 Agustus 2019 | 17:04
Dari Salmon Hingga Jeruk, Ini Makanan
Sumber Foto: Unsplash.
Anda tidak perlu berpuasa makan makanan enak saat memiliki diabetes, kuncinya adalah pilih menu yang tepat.

JAKARTA - Kesehatan biasanya baru terasa berharga saat kira sakit. Waktu yang kita habiskan untuk bekerja, ditambah dengan seringnya mengonsumsi makanan cepat saji, serta kurangnya aktivitas fisik adalah kombinasi bom bencana yang bisa meledak sewaktu-waktu.

Diabetes, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi adalah tiga penyakit yang kenaikannya tidak dapat diprediksi. Saat ini ada sekitar sepuluh juta penderita dibates atau kencing manis di Indonesia. Jumlah ini diprediksi bisa meningkat dua atau tiga kali lipat dalam 10 tahun ke depan jika kebiasaan makan banyak, serta kebiasaan merokok masyarakat tidak dikendalikan.

WHO mencatat, untuk orang berusia di bawah 45 tahun, diabetes meningkat 40 persen sejak 2017. Begitu pula penyakit kolesterol tinggi yang mengalami kenaikan yang sama sejak tahun 2017.

Penderita diabetes paham mengatur pola makan secara ketat adalah hal penting yang harus mereka lakukan. Ikan berlemak yang mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA seperti salmon, makarel, sarden, tuna, dan herring menjadi pilihan baik untuk menjaga hati dan fungsi otak Anda. Makanan tinggi EPA dan DHA akan membantu Anda mengendalikan gula darah dan lipid dalam darah Anda.

Selain ikan, sayuran berwarna hijau juga tidak ketinggalan memberi manfaat bagi. Bayam, kailan, kol, bok choy, dan brokoli adalah beberapa sayuran yang baik untuk Anda konsumsi. Sayuran-sayuran ini penuh dengan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat.

Brokoli sebagai contoh memiliki kromium yang secara jangka panjang membantu tubuh mengendalikan gula. Bagi penderita diabetes, sayuran-sayuran hijau bisa diproses menjadi sup, sebagai sayur, atau bahkan dikonsumsi mentah. Selain membantu melawan diabetes, sayuran juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Makanan lain yang bisa membantu dan mudah ditemukan di sekitar Anda adalah yogurt. Orang-orang biasanya menganggap yogurt hanya bermanfaat menurunkan berat badan karena kandungan protein dan kalsiumnya. Eits, tahukah Anda, orang yang mengonsumsi makanan tinggi kalsium biasanya jarang mengalami resistensi terhadap insulin.

Yogurt bisa Anda konsumsi sebagai menu sarapan atau makan malam. Mengonsumsi yogurt secara rutin akan membantu sistem imun serta pencernaan Anda. 

Makanan lain yang bisa Anda konsumsi pula adalah makanan whole grain seperti nasi merah, roti gandum, serta pasta whole grain. Makanan whole grain kaya serat sehingga membantu memperlambat proses pencernaan. Penyerapan makanan yang lebih lambat ini akan membantu gula darah Anda stabil.

Makanan dengan karotenoid tinggi juga akan membantu menurunkan risiko diabetes tipe-2 pada orang yang memiliki kecenderungan genetik diabetes. Makanan tinggi karotenoid biasanya bewarna oranye beberapa contohnya misalnya ubi jalar, wortel, dan labu, jeruk, dan tomat. (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load