10 Langkah Dapatkan Sertifikasi Menyelam Bagi Pengidap Asma

Jumat , 12 April 2019 | 22:28
10 Langkah Dapatkan Sertifikasi Menyelam Bagi Pengidap Asma
Sumber Foto: Pixabay.
Saat ini, orang dengan kondisi medis khusus bisa mendapatkan sertifikasi menyelam setelah melalui tahapan tertentu.

JAKARTA - Diving atau menyelam adalah salah satu jenis olahraga rekreasional yang semakin banyak peminatnya di Indonesia. Kekayaan bawah air Indonesia yang luar biasa menarik para penyelam dari berbagai penjuru dunia. Akan tetapi, penggemar olahraga ini perlu memiliki sertifikasi tertentu yang dikeluarkan lembaga sertifikasi mengingat ada standar keamanan tertentu yang harus dipahami dan dikuasai oleh penyelam.

Hingga saat ini, kebanyakan operator sertifikasi yang diakui secara internasional memang berasal dari luar negeri. The Thoracic Society of Australia dan Selandia Baru misalnya, merekomendasikan bahwa pasien asma dengan penyakit yang aktif/kambuh dalam 5 tahun terakhir untuk tidak berpartisipasi dalam aktivitas menyelam. Walaupun begitu, vonis ini memang bukan vonis yang absolut.

Keputusan untuk memperbolehkan Anda menyelam perlu Anda diskusikan dengan dokter spesialis yang mengerti riwayat penyakit Anda. Sayangnya, hingga saat ini tidak banyak informasi lengkap berbahasa Indonesia mengenai langkah-langkah mendapatkan sertifikasi penyelaman terlebih bagi penyelam yang memiliki asma atau penyakit pernapasan lainnya.

Jika Anda memiliki asma dan berbagai kondisi medis lainnya dan tertarik untuk ngambil sertifikasi penyelaman, berikut sepuluh langkah yang bisa Anda tempuh. Langkah-langkah ini sudah dibuktikan untuk mendapatkan sertifikasi PADI. Untuk SSI, NUCA, atau sertifikasi lainnya, mungkin ada sedikit perbedaan yang Anda temukan.

Pertama, hubungi dive center di lokasi Anda akan mengambil sertifikasi, cobalah meminta info dari soal sertifikasi dengan kondisi medis khusus. Tanyakan apa mereka bersedia menerima Anda untuk melakukan sertifikasi dengan kondisi medis Anda. Jangan memaksakan keinginan Anda jika mereka menolak. Kalau dive center ini tidak bersedia, Anda selalu bisa mencari dive center lain.

Kedua, setelah menemukan dive center yang bersedia, minta dive center ini untuk mengirimkan isian medical statement & recomendation. Kalau  Anda berada di lokasi yang jauh dari dive center tersebut, lakukan pengiriman via email. Sebenarnya, isian ini bisa Anda temukan di internet. Namun, jika Anda khawatir isian yang didapat dari internet tidak termutakhir, mintalah isian dari dive center Anda.

Ketiga, cetak isian yang sudah Anda dapat lalu isi sejujur-jujurnya. Jangan berbohong atau menutupi fakta. Berbohong bukan cuma akan membahayakan nyawa Anda tapi juga membahayakan orang-orang yang akan menyelam bersama Anda. Tidak bijaksana kalau Anda mendapat lisensi tapi setiap saat menyelam nyawa Anda dan orang lain (karena Anda tidak akan boleh menyelam sendirian) dalam kondisi yang berbahaya. Jujur selalu lebih baik.

Keempat, hubungi dokter spesialis atau dokter lain yang mengetahui track record kesehatan Anda selama ini. Kalau Anda belum punya dokter khusus yang mengerti latar belakang kesehatan Anda, mulailah mencari-cari dokter yang bersedia memberikan rekomendasi di dalam medical statement Anda. Ingat, kalau satu dokter spesialis tidak bersedia, Anda boleh mencari dokter lain. Namun, kalau dokter kedua juga tidak bersedia, mungkin memang belum tepat saatnya buat mengambil sertifikasi saat ini. Ingat, keselamatan Anda adalah prioritas.

Kelima, lakukan kunjungan langsung ke dokter spesialis. Sekali lagi, jangan berbohong saat dokter Anda menanyakan apapun. Jika saat ini dokter Anda menyatakan kondisi kita Anda tidak sesuai dan belum memenuhi syarat, belum tentu tiga bulan, enam bulan, atau setahun lagi Anda tetap tidak memenuhi syarat. Ungkapan semuanya akan lebih indah pada waktunya, berlaku di sini.

Keenam, jika dokter spesialis Anda meminta Anda menjalani rangkaian tes atau memberi rekomendasi dengan berbagai catatan, lakukan apa yang diminta. Jangan melewatkannya. Untuk asma, ada 3 tes yang mungkin diminta untuk dilakukan: spirometry, tes alergi, dan tes bronkial.

Ketujuh, saat akhirnya rekomendasi Anda keluar, bawa isian medical statement ini ke dive center saat proses sertifikasi akan dimulai dan serahkan pada instruktur Anda. Bawa rekomendasi aslinya. Jangan lupa untuk membuat salinannya terlebih dahulu sebagai pegangan kalau-kalau dokumen aslinya rusak atau hilang.

Kedelapan, mulai latihan dengan tanggung jawab dan ungkapan syukur. Bertanggung jawab, karena Anda harus menyadari menyelam harus dilakukan secara sadar pada batasan-batasan dan kondisi-kondisi kita sendiri. Menyelam itu berisiko dan menyelam dengan asma atau kondisi medis lain itu jauh lebih berisiko. Bersyukurlah karena Anda beruntung. Sebab tidak semua orang yang punya asma bisa mendapatkan rekomendasi untuk mendapatkan sertifikasi.

Kesembilan, walaupun Anda merasa sehat luar biasa, setidaknya saat menjelang, selama, dan beberapa saat sesudah menyelam kurangi merokok dan jauhi alkohol, karena keduanya amat mempengaruhi kondisi kesehatan dan kemampuan mengambil keputusan Anda—yang sangat Anda perlukan saat Anda berada di bawah air.

Sepuluh, cobalah untuk berolahraga secara rutin supaya tubuh Anda selalu bugar dan tidak mudah lelah. Selamat mencoba, selamat menyelam! (rma)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load