Dihadiri 60 Musikus Legendaris, Konser Ini Gratis!

Rabu , 18 September 2019 | 08:39
Dihadiri 60 Musikus Legendaris, Konser Ini Gratis!
Sumber Foto: Republika.
Konferensi pers Musik untuk Republik yang dihadiri berbagai musikus legendaris Indonesia Selasa (17/9).
POPULER

JAKARTA - Musik bisa menjadi bahasa universal yang diterima oleh siapa pun. Berangkat dari pemahaman tersebut, musisi lintas generasi dan genre akan tampil bersama di panggung dengan tajuk Musik untuk Republik yang digelar 18-20 Oktober 2019 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.

Konser yang digelar gratis atau cuma-cuma dan terbuka untuk umum ini bertujuan menyatukan hubungan masyarakat yang sempat renggang setelah perhelatan pesta demokrasi awal tahun lalu. Gelaran ini diharapkan dapat mempererat persatuan masyarakat Indonesia.

Setidaknya ada 60 musisi terdiri dari group musik dan penyanyi solo yang akan tampil dalam acara tersebut. Beberapa grup musik dan penyanyi legendaris yang akan tampil adalah God Bless, Slank, BIP, Edane, Gugun Blues Shelter, Siksakubur, NTRL, Iwa K, Pas Band, /Rif, Steven & Coconut Treez, Shandy Sondoro, Tony Q Rastafara, Jamrud, dan Glenn Fredly.

"Kami dari musisi merasa ada keresahan karena polarisasi setelah pesta demokrasi kemarin. Keresahan ini juga sekarang udah ke mana-mana, udah bawa etnis, ras dan kalau bukan musisi siapa lagi yang memberi contoh," ujar ketua pelaksana konser Musik untuk Republik Rayden Sujono dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa seperti yang dikutip dari Antara. "Kemudian kita konsultasikan ke kediaman Om-Om di Godbless, di situ ide kita sama," ujarnya melanjutkan.

"Semoga ini bisa bergulir di seluruh provinsi Indonesia, tidak gampang memang bikin ini tapi kita juga berterima kasih kepada orang-orang yang sudah menyumbang ide dan materi," kata Creative Director Kla, Lilo. "Kenapa tidak ada sponsor? Karena untuk yang pertama ini kami tidak ingin dibilang ditunggangi," jelasnya.

"Kita bikin satu panggung besar saja, panggungnya hanya akan ada di situ. 60 performance hanya akan tampil di situ saja. Kami akan silih berganti dan pengaturannya kami akan mengatur flow-nya sedemikian rupa," kata Ezra Simanjuntak, production director Musik untuk Republik.

"Ya itu mereka punya gagasan yang baik sekali ya, artinya kami dengar dari mereka kalau acara ini gratis tidak melibatkan sponsor, jadi bukan acara komersil. Artinya, bukan untuk cari uang," ucap Ahmad Albar saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2019) seperti dikutip dari Tribunnews.

"Mereka (penyelenggara) punya niatan untuk mempersatukan bangsa ini, judulnya saja Musik untuk Republik," papar musikus yang akrab dipanggil Iyek tersebut. Hal inilah yang membuatnya dan rekan-rekan sesama musikus God Bless tergerak berpartisipasi. "Ya di situ kami turut dengan semangat. Grup-grup band ini merelakan diri untuk bisa tampil di acara ini, jadi kami berusaha untuk turut menyumbangkan bersama-sama untuk acara ini," ucapnya.

Bukan hanya pertunjukan musik, konser non-profit tersebut juga menghadirkan lokakarya dan area berkemah selama acara digelar. Semua ditawarkan gratis dan tanpa biaya sama sekali. (E-4)



Sumber Berita:: dari berbagai sumber.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load