Kasus Penculikan Ninoy Karundeng, Besok Polisi Periksa Novel Bamukmin

Rabu , 09 Oktober 2019 | 11:11
Kasus Penculikan Ninoy Karundeng, Besok Polisi Periksa Novel Bamukmin
Sumber Foto Dok/Ist
Novel Bamukmin

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Novel Bamukmin terkait kasus penculikan dan penganiayaan pegiat medsos sekaligus relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Pria bernama lengkap Habib Novel Chaidir Hasan ini akan dimintai keterangan sebagai saksi.

"Untuk Novel Chaidir Hasan diperiksa Kamis 10 Oktober," kata Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (9/10/2019).

Ia mengatakan, pihaknya memanggil Novel untuk diminta klarifikasi terkait kasus penganiayaan Ninoy. Novel Bamukmin disebut-sebut ada di lokasi kejadian saat Ninoy dianiaya."Saat kejadian ada di situ," katanya.

Sementara polisi juga pagi ini mengagendakan pemeriksaan terhadap Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Namun Munarman hingga pukul 10.21 WIB ini belum tampak hadir di Polda Metro Jaya.

Meski tidak terima dirinya dikaitkan dengan peristiwa penculikan Ninoy, namun Novel siap memenuhi panggilan polisi."Siap, insyaallah saya akan hadir pada panggilan pertama didampingi ACTA dan tim advokasi muslim lainnya," kata Novel kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

Sementara, Munarman dimintai keterangan karena disebut-sebut memerintahkan tersangka Ir.Supriyadi untuk menghapus rekaman CCTV di Masjid Al-Falah, Pejompongan, tempat di mana Ninoy mengalami penganiayaan dan penyekapan. Namun Munarman membantah tuduhan itu dan menyebutkan dirinya hanya ingin melihat rekaman CCTV.

"Ngawur dia... emang suka ngawur dia kalau ngasih keterangan pers. Yang saya minta rekaman CCTV masjid... karena saya pengin lihat situasi masjid saat tanggal 30 malam sampai pagi," kata Munarman saat dimintai konfirmasi, Senin (7/10/2019) seperti dikutip detik.com.

 

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load