7 Tips Dapatkan Tiket Pesawat Termurah

Kamis , 17 Oktober 2019 | 15:17
7 Tips Dapatkan Tiket Pesawat Termurah
Sumber Foto: Unsplash.
Hindari 'peak season' dan lakukan pengecekan pada masing-masing website maskapai untuk mendapatkan harga terendah.

JAKARTA - Berwisata seperti sudah menjadi kebutuhan sekunder masyarakat modern. Belakangan bahkan banyak orang yang menyalahkan kurang berwisata atau kurang piknik sebagai sebab seseorang mengalami tekanan.

Berwisata memang membantu membuat kita rileks dan melupakan sejenak kepenatan aktivitas sehari-hari. Efek positif wisata bahkan terbukti secara ilmiah karenanya ada negara-negara di dunia yang memaksa perusahaan untuk mewajibkan cuti berwisata pada karyawannya.

Di Indonesia tren wisata tidak ketinggalan meledak. Beberapa aplikasi pemesanan tiket dan hotel ikut meramaikan tren ini. Namun, harga tiket pesawat yang melonjak membuat penurunan perjalanan wisata. Nah, jika Anda ingin tetap bisa berpelesir dengan budget minimal, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut untuk mendapatkan harga tiket paling murah.

1. Jangan membeli tiket terlalu mepet keberangkatan

Tahukah Anda, menurut penulis website travel JoeSentMe.com Joe Brancatelli, dalam satu pesawat dengan 150 kursi, bisa ada 50 macam harga yang ditawarkan ke konsumen? Berdasarkan penelitian yang dihimpun Airline Reporting Corporation, dikatakan penumpang akan mendapatkan harga termurah (sekitar 10 persen di bawah harga tiket rata-rata) jika membeli tiketnya 50 hari sebelum penerbangannya. Ada pula penerbangan-penerbangan budget seperti AirAsia yang menerapkan program promo kursi gratis di mana Anda hanya membayar pajak airport jika Anda berhasil mendapatkan tiket dalam rentang promo tersebut. Kuncinya, rajin-rajinlan mengecek harga tiket pesawat sebelum Anda memesan penerbangan Anda.

2. Perhatikan hari Anda terbang

Untuk penerbangan domestik di Indonesia, pada hari-hari weekdays seperti Senin, Selasa, dan Rabu harga tiket penerbangan biasanya lebih murah. Sebaliknya, pada hari Minggu, menjelang hari libur, atau hari libur panjang saat orang diasumsikan bepergian, harga tiket akan melonjak. Untuk penerbangan ke luar negeri, FareCompare.com mengatakan hari tiket termurah biasanya jatuh pada hari Selasa, Rabu, dan Sabtu. Baik di dalam maupun luar negeri, pada hari Jumat harga tiket biasanya akan melonjak.

3. Gunakan aplikasi pemesan tiket tapi lakukan booking di aplikasi individual maskapai

Aplikasi yang membantu Anda membandingkan harga beberapa penerbangan terkadang tidak menampilkan harga promo tertentu yang ditawarkan maskapai dalam aplikasi khusus mereka. Tidak ada salahnya jika Anda menggunakan aplikasi ini untuk mendapatkan gambaran, namun lakukan pemesanan via aplikasi individual maskapai mengingat harga yang ditawarkan biasanya lebih murah. Pastikan Anda menghapus history, cache, dan cookies Anda setiap kali Anda akan mengecek harga tiket pesawat karena maskapai menggunakan mesin cookies untuk menandai Anda. Jika tidak, harga tiket yang Anda temukan akan semakin mahal semakin sering Anda mengecek.

4. Pesan penerbangan paling pagi atau paling malam

Penerbangan paling murah biasanya adalah penerbangan paling pagi. Artinya Anda mungkin harus bangun pukul 2 dini hari untuk mengejar penerbangan pukul 5 pagi. Waktu kedua termurah adalah penerbangan yang tiba di tengah malam atau di dini hari satu hari sesudahnya, mengingat akses transportasi umum keluar airport sudah tidak tersedia sehingga Anda perlu menggunakan taksi atau sarana transportasi sewaan lain.

5. Daftarkan diri Anda sebagai anggota

Banyak maskapai yang menawarkan loyalty program di mana anggota mereka bisa mendapatkan harga spesial di periode-periode promo tertentu. Akses pada penawaran ini bisa Anda dapatkan beberapa hari sebelum masyarakat umum non-anggota ikut mengaksesnya. Beberapa penerbangan ke Eropa bahkan seringkali menawarkan tiket murah last minutes deal dengan harga setengah atau sepertiga harga standar. Aktifkan alerts di layanan website penerbangan agar Anda mendapatkan pemberitahuan ke email Anda. Aplikasi pemesanan tiket seperti Expedia dan Priceline seringkali membeli kursi secara borongan dari maskapai dan menjual kursi-kursi yang tidak laku dengan harga murah.

6. Bepergianlah saat low season

Berkebalikan dengan peak season, tiket-tiket pada low season atau off-season biasanya lebih murah. Di negara Eropa, low season biasanya terjadi pada November sampai Maret. Begitu pula di Asia mengingat pada musim ini, curah hujan tinggi dan negara-negara empat musim masuk pada musim dingin. Di Amerika bagian utara, low season terjadi pada September. Ini berbeda dengan Amerika bagian Selatan di mana low season berlangsung pada Maret sampai Oktober. Untuk Afrika, low season berlangsung pada Mei sampai November mengingat udara cenderung panas dengan curah hujan tinggi.

7. Perhatikan harga-harga tambahan

Saat memesan tiket pesawat domestik ataupun internasional, Anda perlu memperhatikan harga asuransi, biaya bagasi, serta makanan/minuman tambahan yang Anda bayar. Penerbangan budget memberikan pilihan jika Anda tidak ingin membeli tambahan-tambahan tersebut yang akan berdampak signifikan pada harga akhir tiket Anda. Jika Anda dalam kondisi menghemat, bawalah bekal dari rumah mengingat harga makanan di pesawat biasanya lebih mahal. Atau, pesan makanan online, sebelum penerbangan Anda karena maskapai biasanya menawarkan harga yang lebih murah daripada Anda membeli langsung di atas pesawat. (E-4)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load