Hindari 5 Hal Ini agar Anak Tidak Rewel Saat Traveling

Minggu , 20 Oktober 2019 | 00:05
Hindari 5 Hal Ini agar Anak Tidak Rewel Saat Traveling
Sumber Foto: Media Amazon.
Si kecil bisa jadi partner wisata yang menyenangkan.

JAKARTA - Apakah Anda bisa mengingat saat-saat traveling berdua bersama pasangan sebelum putra dan puteri tercinta Anda hadir? Di pagi hari Anda dan pasangan bisa bangun lebih lambat daripada biasanya, turun untuk makan di hotel menjalang waktu sarapan berakhir, dan mendatangi lokasi-lokasi wisata tanpa mempertimbangkan apapun. Sangat menyenangkan!

Anda bisa pula mengulangi saat-saat menyenangkan ini bersama si kecil. Memang, traveling dengan si kecil membutuhkan pertimbangan yang lebih panjang, juga perencanaan dalam penyusunan aktivitas yang lebih hati-hati. Apakah Anda sedang merencanakan wisata bersama si batita? Nah, simak hal-hal yang harus dihindari berikut saat menyusun perencanaan traveling agar anak tidak rewel.

1. Jangan memilih aktivitas yang tidak disukai si kecil

Pastikan Anda memahami mana aktivitas yang disukai si kecil dan mana yang tidak. Persiapkan si kecil sejak dua minggu sebelum traveling sehingga mereka terbiasa tidur di lokasi yang tidak familier. Jika Anda tahu si kecil tidak akan menyukai aktivitas tertentu, jangan lakukan. Walau begitu, saat berwisata jangan takut untuk membawa si kecil mencoba aktivitas baru atau kultur baru. Jangan khawatir jika si kecil menolak, cobalah memahami alasan mereka. Akan ada banyak waktu untuk memperkenalkan aktivitas yang mereka tolak saat ini di masa depan.

2. Hindari waktu-waktu tertentu untuk traveling

Hindari waktu-waktu tertentu di lokasi-lokasi wisata yang Anda tuju. Apalagi jika sedang ada cuaca ekstrem. Tantangan yang Anda hadapi akan berlipat ganda mengingat Anda berada di sana bersama si kecil. Salah satu kondisi lain yang paling tidak cocok untuk mengajak si kecil berwisata adalah tepat setelah si kecil divaksinasi. Di saat-saat seperti ini, si kecil mungkin demam, diare, muntah-muntah, juga sulit makan dan minum. Anda tentu tidak mau menghadapi masalah-masalah ini di lokasi yang mungkin membuat Anda kesulitan mendapatkan akses medis. Karenanya, vaksinasi si kecil maksimal sepuluh hari sebelum waktu traveling untuk menghindari problem krusial semacam ini. 

3. Sebisa mungkin, jangan menumpuk seluruh jadwal wisata dengan aktivitas

Cara paling mudah untuk membuat si kecil kelelahan dan membawa traveling ke arah bencana adalah menumpuk segala aktivitas tanpa jeda. Percayalah, traveling bersama si kecil akan lebih menyenangkan kalau semua orang bisa rileks. Padukan aktivitas yang intens dengan aktivitas santai sesudahnya, atau sebaliknya. Misalnya, tur di museum pada pagi hari lalu aktivitas jalan-jalan santai di taman atau pusat perbelanjaan di sore hari. 

4. Berhati-hati saat traveling di lokasi-lokasi berikut bersama si kecil

Sebelum Anda pergi dengan si kecil, ada baiknya cek apakah di tujuan wisata ada lokasi-lokasi yang mungkin membahayakan. Salah satu contohnya kebun binatang dengan berbagai binatang berbisa yang jika dikunjungi membutuhkan perhatian dan pengawasan khusus. Hindari pula lokasi dengan ruang-ruang sempit, mengharuskan pengunjungnya tidak berbicara, duduk diam, atau mengantre. Pendeknya, hindari tempat-tempat yang membuat si kecil dan Anda mungkin tidak nyaman berada di sana.

5. Melupakan obat-obatan dan makanan kecil

Saat berwisata bersama si kecil, jangan lupakan obat-obatan yang mungkin diperlukan. Yang paling utama, persiapkan obat-obatan dan peralatan untuk menanggulangi luka. Jangan lupa juga pada obat-obat harian yang harus mereka minum, obat asma jika si kecil memerlukannya, penghilang rasa sakit dan obat antidemam, obat antialergi, juga obat batuk atau flu. Jangan ketinggalan pula menyiapkan camilan untuk mereka. Anda bisa meninggalkan mainan kesukaan si kecil di rumah. Tetapi, makanan kecil tidak. Kemas makanan kecil seperti buah segar, buah kering, biskuit, permen, susu, dan cokelat batangan. Semua ini bisa membantu menjaga si kecil tetap sibuk dan membuat mereka tetap riang selama traveling.

Bagaimana, sudah siap berwisata bersama si kecil? (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load