Mendagri Sebut ASN Tak Boleh Miliki Konsep di Luar Pancasila

Kamis , 31 Oktober 2019 | 14:15
Mendagri Sebut ASN Tak Boleh Miliki Konsep di Luar Pancasila
Sumber Foto Dok/Ist
Tito Karnavian

SUMEDANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tengah mengkaji program guna mencegah aparatur sipil negara (ASN) terpapar paham radikalisme. Tito mengingatkan para ASN tetap satu pemikiran untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Nanti akan saya pelajari teknisnya seperti apa. Prinsipnya, kita tidak ingin ASN memiliki pemikiran di luar konsep negara,"kata Tito seusai pelantikan praja muda di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019).

Ia mengatakan sejak dulu Indonesia menganut asas Pancasila dan UUD 1945. Hal ini patut disadari oleh para ASN di lingkungan pemerintahan. Dua dasar itu jadi modal Indonesia kuat hingga saat ini."Konsep negara ialah NKRI, yaitu kesetiaan pada Pancasila sebagai dasar negara, UUD 45, kemerdekaan, dan pluralisme. Itu yang membuat bangunan NKRI ini kokoh," ucapnya.

Mantan Kapolri ini meminta dan mengingatkan para ASN untuk tidak memiliki paham di luar Pancasila. Sebab, ia menegaskan, ASN merupakan bagian penting dalam pemerintahan."Kalau ada konsep lain di luar itu (Pancasila dan UUD 45), tentu akan kami hilangkan, tidak boleh ada pada ASN. ASN ini tulang punggung pemerintahan yang akan berpengaruh pada masyarakat," tuturnya seperti dikutip detik.com.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load