6 Langkah Hindarkan Rumah dari Tangan Jahil Saat Mudik

Jumat , 31 Mei 2019 | 22:21
6 Langkah Hindarkan Rumah dari Tangan Jahil Saat Mudik
Sumber Foto: Howstuffworks.
Minta orang-orang yang Anda percayai untuk mengawasi rumah Anda sehingga rumah Anda terhindari dari kriminalitas dan pencurian.
POPULER

JAKARTA - Meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama memang berisiko. Apalagi jika rumah Anda dan tetangga di sebelah Anda ditinggalkan dalam keadaan kosong seperti yang terjadi pada musim libur Idul Fitri. Rumah yang kosong akan menjadi target mudah bagi tangan-tangan jahil yang melihat kesempatan.

Saat ini banyak kamera pengawas yang cukup terjangkau yang bisa terhubung ke ponsel Anda sehingga Anda bisa memonitor keadaan rumah kapan saja. Walaupun begitu, memasang kamera saja kadang tidak cukup. Untuk memastikan keamanan rumah selama ditinggal mudik, beberapa langkah berikut bisa membantu Anda. Berikut tipsnya.

1. Minta bantuan orang terdekat Anda

Mintalah tetangga atau keluarga yang tinggal di dekat rumah Anda untuk mengawasi kondisi rumah selama Anda pergi. “Sogok” mereka dengan kue kecil atau oleh-oleh dan mintalah mereka mendatangi rumah Anda setiap dua hari untuk mengecek rumah, membantu menyiram tanaman, atau keperluan lainnya. Beri kunci duplikat Anda agar mereka bisa masuk ke dalam rumah dan jangan lupa menginformasikan gambaran perjalanan mudik Anda agar mereka bisa bertindak secepatnya kalau-kalau Anda tidak bisa dihubungi.

2. Jangan “mengumumkan” kondisi rumah Anda di media sosial

Saat ini semua orang tampaknya senang mengumumkan jadwal dan kegiatan mereka di media sosial seperti Twitter atau Instagram. Mulai saat ini mulailah mempertimbangkan hal-hal negatif yang bisa terjadi saat Anda melakukannya. Siapa yang melihat postingan saya? Apa yang akan dipikirkan orang ini? Jangan pernah mengumumkan pada internet bahwa Anda akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Terlebih jika informasi ini bisa dilihat oleh orang-orang selain teman-teman dan keluarga Anda.

3. Informasikan pada sekuriti dan kepolirian Anda akan meninggalkan rumah

Pertimbangkan untuk memberi tahu sekuriti, petugas keamanan, dan kepolisian di sekitar domisili Anda mengenai rencana Anda bepergian. Minta petugas untuk memastikan rumah Anda nyaman saat mereka berpatroli mengelilingi komplek. Jika rumah Anda memiliki alarm sekuriti, Anda bisa memberikan kode alarm ini pada salah satu petugas keamanan yang Anda percayai.

4. Gunakan lampu otomatis

Apakah Anda akan meninggalkan lampu rumah menyala atau padam? Ini seringkali membuat bimbang. Jika lampu rumah Anda menyala terus pada siang hari, orang-orang dengan niat buruk bisa menebak bahwa Anda tidak ada di rumah. Karenanya, gunakan lampu dengan sensor atau timer yang bisa otomatis menyala dan padam sesuai dengan kondisi/waktu yang Anda set. Mata-mata usil yang melihat lampu Anda nyala dan padam di waktu-waktu normal mungkin akan mengira ada orang di dalam rumah Anda yang menyalakan dan memadamkan lampu.

5. Cabut semua kabel, saluran, dan keran listrik, gas, dan air

Cabut kabel televisi, komputer, oven, dispenser, dan berbagai peralatan elektronik lainnya. Selain membantu menghindari korsleting, mencabut kabel-kabel ini akan membantu Anda menghemat listrik. Jangan lupa juga untuk menutup semua keran air dan mencabut koneksi kompor ke tabung gas Anda. Pendeknya, hilangkan risiko kebocoran listrik, air, dan gas selama Anda tidak ada di rumah.

6. Singkirkan kunci duplikat di balik keset!

Apakah Anda terbiasa menyimpan kunci di bawah keset atau pot bunga di depan rumah? Ini adalah hal yang berisiko untuk dilakukan terlebih jika rumah Anda akan ditinggalkan berhari-hari. Ambil kunci duplikat yang Anda tinggalkan di lokasi-lokasi ini dan tinggalkan kunci pada tetangga atau keluarga Anda yang akan membantu mengecek rumah dari waktu ke waktu. (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load