Nettox, Penangkal Kecanduan ‘Gadget‘ Buatan Mahasiswa UI

Jumat , 08 November 2019 | 13:02
Nettox, Penangkal Kecanduan ‘Gadget‘ Buatan Mahasiswa UI
Sumber Foto: Reuters.
Nettox berbentuk seperti jam tangan dan dikembangkan untuk membantu mengurangi kecanduan gadget.

JAKARTA - Sadar pada pengaruh negatif internet, beberapa mahasiswa dari Universitas Indonesia berinovasi menciptakan alat yang bisa digunakan sebagai alat yang membantu menurunkan kecanduan gadget atau gawai.

Alat yang diberi nama Nettox ini membutuhkan waktu tiga bulan untuk diselesaikan. Nettox adalah singkatan dari internet detox atau detoksifikasi daring. Tingginya angka kecanduan gawai di Indonesia memang mulai mengkhawatirkan. 

"Saya sadar bahwa saya kecanduan," kata Tyas Sisianindita salah satu mahasiswa seperti dilansir Reuters, Rabu (6/11). Tyas biasa menggunakan ponsel pintarnya hingga lima jam pada malam hari saat ia merasa kesulitan untuk tertidur.

Uji coba penelitian Nettox awalnya diinisiasi oleh Irfan Budi Satria dan dilakukan kepada mahasiswa-mahasiswa lain yang aktif menggunakan gadget-nya. Nettox berbentuk mirip jam tangan dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Pada alat ini terdapat sensor pengukur kandungan oksigen pada sel darah merah (hemoglobin oxygen levels) dan pengukur detak jantung (heart rate variability/ HRV).

Penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan ponsel dalam jangka waktu yang lama memiliki efek spesifik menurunkan detak jantung. Nettox akan mengeluarkan alarm pengingat jika detak jantung dan kadar oksigen penggunanya turun dalam rentang tertentu.

Alat ini akan membantu mengingatkan penggunanya untuk berhenti menggunakan ponsel mereka. Untuk orang berusia 18 hingga 25 tahun, detak jantung idealnya berada di atas angka 60. Orang yang menggunakan gawai terlalu lama biasanya memiliki rentang kadar oksigen dan detak jantung di bawah normal. 

Target kami adalah membantu orang yang sadar kesehatan. Orang-orang yang ingin membebaskan dirinya dari kecanduan pada internet," ujar Irfan Budi Satria. (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load