Kopi Lesung Andalan Pesisir Barat Mulai Dipasarkan

Jumat , 08 November 2019 | 14:35
Kopi Lesung Andalan Pesisir Barat Mulai Dipasarkan
Sumber Foto: Antara.
Kopi Lesung khas Kabupaten Pesisir Barat di perkenalkan di Festival Kopi Lampung 2019, Jumat, 08/11.

BANDAR LAMPUNG - Anda tahu kopi lesung? Kopi lesung adalah salah satu produk kopi bubuk andalan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Kopi yang diproses secara tradisional dan diperkenalkan di Festival Kopi Lampung ini pertama kali digagas oleh industri kecil.


"Produk ini pertama kali digagas oleh IKM (industri kecil menengah) Kabupaten Pesisir Barat karena ingin membuat produk yang memiliki ciri khas tersendiri di tengah maraknya produk kopi asal Lampung," ujar Kabid Perindustrian Kabupaten Pesisir Barat, Yudi, di Bandar Lampung, Jumat.



Menurut Yudi, sebelum teknologi berkembang sedemikian rupa seperti sekarang ini, masyarakat Indonesia memproses biji kopi secara tradisional. Di antaranya menggunakan lesung sebagai alat penumbuk. Selain mencoba membuat daya jual lebih, IKM Pesisir Barat ingin melestarikan proses tradisional tersebut.



"IKM serta Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mencoba membuat suatu keunikan sekaligus melestarikan proses tradisional pengolahan kopi di masa modern dengan membuat kopi lesung," ujarnya.

 Kopi lesung khas Pesisir Barat sementara waktu baru dipasarkan untuk wilayah Lampung dan kini tengah dipersiapkan untuk dipasarkan secara daring untuk memperluas market.

"Saat ini, produk kopi kami terbatas untuk wilayah sekitar Lampung, dan kini tengah mempersiapkan pemasaran secara daring untuk memperluas pasar produk kopi khas Pesisir Barat, dan kami bersyukur respons masyarakat akan kopi khas Pesisir Barat sangat baik selama pelaksanaan Festival Kopi Lampung kami telah menjual hampir keseluruhan stok kopi premium," ujar Yudi.



Menurut Yudi, kopi lesung yang dijual dengan harga Rp20.000 per plastik 200 gram memiliki keunikan tersendiri dari kopi robusta asal daerah lain sebab pengolahan kopi sejak dipanggang hingga penumbukan dilakukan secara tradisional. 



Hal senada juga dikatakan oleh Jefri salah seorang perwakilan dari Kabupaten Pesisir Barat.

"Pesisir Barat yang terkenal akan pantai, kini mengembangkan kopi lesung sebagai ciri khas kabupaten. Kopi lesung yang diolah secara tradisional seperti disangrai menggunakan pasir dan tungku kayu, lalu ditumbuk menggunakan lesung menciptakan wangi kopi yang memiliki ciri tersendiri," ujar Jefri perwakilan dari Kabupaten Pesisir Barat.



Menurutnya, rasa kopi lesung sedikit lebih pahit dari pada kopi robusta lain. Kopi ini juga memiliki sedikit aroma tanah dan kayu yang alami.

 "Aroma alam seperti kayu dan tanah lekat di kopi lesung, karena seperti sifat kopi secara umum yang menyerap seluruh bau yang ada di sekitar," jelas Jefri. Keunikan cita rasa kopi lesung ini membawa konsumen merasakan kopi bercitarasa tradisional. (E-4/ant)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load