MATA Project: Daya Magis Kolaborasi Musik Lintas-Bangsa

Jumat , 07 Juni 2019 | 23:53
MATA Project: Daya Magis Kolaborasi Musik Lintas-Bangsa
Sumber Foto: MATA Project.
Bukan hanya musik, MATA Project memanjakan penontonnya dengan penampilan tari tradisional-kontemporer Indonesia.
POPULER

ROMA - Musik memiliki daya magis yang luar biasa. Bahasa musik merupakan bahasa universal yang bisa dimengerti oleh lintas bangsa.

Daya hipnotis musik bisa mendorong kreativitas dan kolaborasi antar-seniman. Atas dasar hal inilah, pada 23 Mei 2019 yang lalu, sebuah grup musik kolaborasi antara musisi dan seniman asal Italia dan Indonesia yang bernama MATA Project mengadakan konser pertamanya di gedung teater ternama di kota Roma, Italia, yaitu Teatro Vascello.

MATA Project menawarkan pengalaman audio-visual yang unik berkat perpaduan musik elektronik, klasik, dan jazz yang diiringi tampilan visual karya senimal visual digital asal Indonesia. Bukan hanya itu, proyek yang diinisiasi pertama kali oleh Massimiliano Cocciolo, saxophonist asal Italia ini diperkaya pula dengan penampilan tari tradisional-kontemporer Indonesia.

Aksi Massimiliano Cocciolo yang selanjutnya menjadi DJ pada MATA Project awalnya didorong oleh kekagumannya pada budaya, timbre, serta ritmik musik tradisional Indonesia. Lirik lagu-lagu MATA Project ditulis dalam bahasa Indonesia oleh sang vokalis, Nadita Amalia, demi memberikan sentuhan aksara Indonesia pada lagu-lagu mereka.

MATA Project sendiri hadir berkat kolaborasi antara musikus dan visual artist dua negara, seperti Gabriele Manzi (pianis asal Italia), Riccardo Viscardi (maestro musik klasik Italia), Neney Santos (pemain perkusi terkenal Italia), Nadita Amalia (vokalis asal Indonesia), serta David Hartono (visual artist asal Indonesia).

Antusiasme yang tinggi pada konser MATA Project datang dari penonton yang mayoritas berasal dari Italia. Hal ini terlihat dari bagaimana seluruh tiket konser terjual habis dan kekaguman yang disampaikan dari para penonton seusai konser.

Giorgo Calcara, seorang produser musik asal Italia, mengatakan, "Konser MATA Project ini menyampaikan sebuah konsep yang lebih dari sekadar sebuah penampilan konser. Di mana, musik tidak akan lahir tanpa visi dan bagaimana keseluruhan penampilan menghipnotis penonton untuk terbawa dalam sebuah dimensi perjalanan penuh makna melalui pengalaman sensorial yang unik."

KOMENTAR

End of content

No more pages to load