Wings Air Akui Beri Sanksi pada Pilot yang Bunuh Diri

Rabu , 20 November 2019 | 23:56
Wings Air Akui Beri Sanksi pada Pilot yang Bunuh Diri
Sumber Foto: Antara.
Kapolsek Metro Kalideres AKP Indra Maulana saat memimpin gelar perkara pengungkapan kasus narkoba di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

JAKARTA - Penyebab bunuh diri pilot Wings Air sedikit demi sedikit mulai terkuak. Maskapai Wings Air mengakui memberikan sanksi kepada pilot Nicolaus Anjar Aji Surya (27) yang ditemukan tewas gantung diri di kamar indekos Jalan Rawa Lele, Gang Melati I RT 007 RW 10 Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (18/11/19).

Keterkaitan antara surat penjatuhan sanksi dari perusahaan penyebab bunuh dirinya pilot Wings Air tersebut memang masih didalami pihak kepolisian. "Surat penjatuhan sanksi itu dikirim oleh pihak maskapai ke rumah orang tua korban di Solo. Memang benar bahwa surat tersebut ada," kata Kapolsek Metro Kalideres AKP Indra Maulana kepada Antara.

Indra menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang juga adik korban bernama Ciprianus alias Angga, diduga ada keterkaitan antara surat penjatuhan sanksi yang dilakukan Wings Air dengan peristiwa bunuh diri yang dialami Nicolaus. "Kami belum lihat langsung fisik surat beserta isinya seperti apa, tapi dari keterangan adiknya, surat itu memberi keterangan bahwa korban melakukan tindakan indisipliner sehingga dijatuhi sanksi oleh perusahaan," katanya.

Surat penjatuhan sanksi tersebut tiba di rumah orang tua korban di Desa Manggung RT 002 RW 08 Kelurahan Cangakan, Karanganyar, Solo, beberapa hari sebelum Nicolaus ditemukan tewas gantung diri. Indra menambahkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kepolisian di Solo untuk mengungkap keterkaitan surat penjatuhan sanksi dengan peristiwa tewasnya korban. "Kita juga segera panggil perwakilan maskapai Wings Air untuk mengklarifikasi kasus ini," kata Indra.

Klarifikasi dari Wings Air

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro saat dikonfirmasi oleh CNBC menjelaskan hal ini  berkaitan dengan penerapan aturan kerja, kedisiplinan dan pelaksanaan standar operasional prosedur yang berlaku kepada semua awak pesawat.

"Hal ini sudah sesuai ketentuan dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan atau 'safety first'," kata Danang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu. Danang menuturkan, Wings Air sudah mengimplementasikan program pembinaan kepada seluruh karyawan, termasuk awak pesawat.

Kebijakan itu berfungsi meningkatkan pengetahuan, keterampilan, integritas dan berkarakter baik sebagai upaya peningkatan kinerja tinggi. Selain itu, kata dia, Wings Air juga sudah melakukan pembinaan secara bertahap kepada awak kokpit yang melakukan tindakan indisipliner. "Apabila dalam fase pembinaan, karyawan atau awak kokpit tidak memenuhi kualifikasi atau hasil yang diharapkan, maka perusahaan akan memberikan penindakan dan keputusan sesuai aturan," kata Danang.

Danang mewakili korporasi juga mengucapkan duka cita yang mendalam untuk keluarga. "Seluruh karyawan, Wings Air mengucapkan rasa duka yang mendalam dan menyampaikan turut prihatin atas kejadian tersebut," kata dia.(E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load