Aksi Main "Tampol" Yusuf, Kapolri Marah Besar

Jumat , 13 Juli 2018 | 11:35
Aksi Main
Sumber Foto Dok/Ist
Ajun Komisaris Besar M Yusuf diperiksa Propam.

JAKARTA –  Aksi kekerasan Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung Ajun Komisaris Besar M Yusuf terus menuai kecaman pedas. Bahkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikabarkan marah besar.

Yusuf langsung dicopot dan kini masih menjelani pemeriksaan Propam Polda setempat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (13/7/2018) membeberkan kronologi kejadian mengenai aksi Ajun Komisaris Besar Yusuf yang melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Ia mengatakan Yusuf terpancing emosi karena si perempuan diduga melakukan pencurian dan tidak kooperatif.

Dia menjelaskan, kejadian tersebut muncul Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 19.00 WIB, ketika itu ada orang masuk ke dalam toko dengan pura pura belanja secara berombongan yang berjumlah tujuh orang, enam orang rombongan masuk ke dalam toko dan satu orang menunggu di mobil. Kemudian melakukan hal-hal yang mencurigakan sehingga membuat penjaga toko curiga.

Lalu, Yusuf yang sedang berada di rumah mendapatkan laporan telepon dari penjaga toko bahwa ada pencurian di tokonya tersebut. Dia kemudian datang menuju lokasi tersebut dan bertanya kepada pelaku yang merupakan seorang perempuan.

Ketika berada di sana, Yusuf langsung bertanya kepada pelaku tersebut, Iqbal mengatakan Yusuf terpancing emosi karena sang pelaku menjawab tidak tahu apa-apa. Mendengar pernyataan pelaku tersebut ia emosi dan memukul perempuan itu.

"Pada saat pemilik toko bertanya kepada pelaku terduga pencurian, yang bersangkutan terpancing emosi lalu melakukan tindakan kekerasan. Hal ini dipicu saat Y selaku pemilik bertanya kepada pelaku, pelaku menjawab 'tidak tahu semuanya', KTP tidak ada, serta tempat tinggal tidak ada, lalu ditanya tentang empat temannya yang melarikan diri, pelaku juga menjawab juga 'tidak tahu'," kata Iqbal.

Hingga berita ini diturunkan penjaga toko tersebut saat ini masih diperiksa di Polres Pangkal Pinang atas laporan kasus pencurian itu, pelaku juga saat ini masih diperiksa guna melakukan proes sidik jari atas kasus tersebut.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, Ajun Komisaris Besar Yusuf sendiri saat ini telah dimutasikan dari jabatannya. Sebelumnya ia menjabat Kasubdit Ditpamobvit Polda Bangka Belitung. Mutasi Yusuf tertulis dalam surat telegram Nomor ST/1786/VII/2018 tanggal 13 Juli 2018. Mutasi ini diperintahkan dilaksanakan paling lambat 7 hari terhitung mulai tanggal mutasi ditetapkan.

Terpisah Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto memastikan yang bersangkutan langsung dicopot untuk menjalani pemeriksaan di Propram."Langsung dicopot untuk riksa (pemeriksaan)," katanya singkat.

KOMENTAR