Tiga Karung Berisi Ribuan Pelapis e-KTP Ditemukan di Depok

Minggu , 24 Maret 2019 | 14:03
Tiga Karung Berisi Ribuan Pelapis e-KTP Ditemukan di Depok
Sumber Foto Dok/Ist
Ribuan pelapis e-KTP ditemukan di Depok.

DEPOK - Tiga karung berisi ribuan bahan pelapis e-KTP ditemukan di sebuah lahan kosong di Cimanggis, Kota Depok. Polisi masih menyelidiki temuan tersebut.

Ribuan bahan plastik pelapis e-KTP itu ditemukan di sebuah lahan kosong di Perumahan Kavling DDN Danau Cibubur Asri Kavling No 218 RT 05/09 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada Jumat (22/3/2019) siang.

"Awal mulanya ditemukan barang tersebut pada Kamis, 21 Maret 2019 pada saat orang suruhan pemilik lahan akan melakukan pemagaran lahan dengan beton lalu ditemukan beberapa karung yang berisikan lembaran plastik lapisan belakang e-KTP," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Deddy Kurniawan, Minggu (24/3/2019).

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait temuan bahan pelapis e-KTP itu. Beberapa saksi yang menghuni lahan kosong mengaku sudah mengetahui adanya barang bukti itu beberapa tahun yang lalu dan beberapa di antaranya ditemukan berserakan."Para saksi menganggap bahwa itu adalah sisa sampah dari olahan limbah plastik," katanya seperti dikutip detik.com.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, diketahui bahwa lahan kosong itu sebelumnya digunakan sebagai tempat pengolahan limbah plastik. Namun, pemilik pengolahan limbah sudah meninggalkan tempat itu sejak tahun 2017."Sejak tahun 2017 pengelola limbah sudah pergi dan meninggalkan sampah-sampah plastik termasuk lembaran plastik yang ditemukan," tuturnya.

Temuan ini selanjutnya dilaporkan ke petugas Satpol PP dan aparat polisi. Saat ini barang bukti tersebut masih diamankan di kantor Polresta Depok."Besok kami akan serahkan ke Disdukcapil untuk dimusnahkan sesuai aturan yang ada," dia menambahkan.

Deddy menegaskan, bahwa barang bukti tersebut bukan blanko e-KTP."Itu bukan blanko KTP, itu hanya salah satu pelapis saja. Bahannya seperti plastik saja," dia menyebutkan.

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load