Durian Berbuah Pembacokan di Cirebon  

Minggu , 08 April 2018 | 15:25
Durian Berbuah Pembacokan di Cirebon   
Sumber Foto jawapos.com
Ilustrasi tindak kriminal.

CIREBON – Gara-gara buah durian seorang pedagang di Cirebon, Jawa Barat dibacok du preman pasar, RO dan DS. Korban Novan Sidik dibacok lantaran tidak mau memberi buah durian yang dijualnya. RO dan DS dikenal sebagai preman pasar di Kota Cirebon, Jawa Barat. Keduanya akhirnya diamankan polisi karena perbuatannya itu.

"Korban dibacok sebanyak tiga kali dan luka robek di lengan sebelah kiri, pelipis sebelah kanan dan di dada sebelah kanan," kata Kapolresta Cirebon, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy di Cirebon, Minggu (8/4/2018).

Menurut Roland, peristiwa pembacokan yang dilakukan oleh RO dan DS tersebut, karena kedua pelaku mencoba meminta buah durian kepada korban.

Namun setelah kedua pelaku mencoba meminta, akan tetapi korban yang bernama Novan Sidik tidak mau memberikan buah durian yang diminta kedua pelaku."Korban mengaku bahwa buah durian itu bukan miliknya, sehingga terjadi cekcok mulut dan pelaku kemudian membacoknya sebanyak tiga kali," tuturnya seperti dilansir antaranews.com.

Setelah korban terkapar, kemudian para pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor dan juga membawa sebelah samurai yang digunakan untuk membacok korban. Kemudian kata Roland setelah pelaku kabur, korban melapor ke Polisi dan setelah beberapa jam kemudian pelaku ditangkap saat digelar razia cipta kondisi.

"Pelaku diamankan ketika kita sedang menggelar razia dan kedua pelaku kedapatan membawa senjata tanjam, setelah diselidiki ternyata kedua pelaku yang melakukan penganiayaan kepada Novan Sodik," katanya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 170 dan atau 351 ayat 2 dan ayat 4 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun penjara.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load