Senandung Pilu Pedagang Pasar Kemiri Muka

Senin , 16 April 2018 | 15:35
Senandung Pilu Pedagang Pasar Kemiri Muka
Sumber Foto rri
Pedagang Pasar Kemiri Muka berunjuk rasa di Pengadilan Negeri Depok.
POPULER

DEPOK – Luluh (40) pedagang Pasar Kemiri Muka, Depok hanya bisa termenung. Dia mengaku tidak habis pikir ke mana mau berdagang lagi seandainya pada 19 April mendatang pasar itu jadi dieksekusi PT Petamburan.

“Kami tidak diberitahu soal eksekusi pasar. Tiba-tiba ada perintah itu,” kata Luluh yang siang itu bersama pedagang lainnya berunjuk rasa di Pengadilan Negeri Depok, Senin (16/4/2018).

Dia menolak mentah-mentah rencana PT Pertamburan tersebut. Luluh mempertanyakan eksekusi Pasar Kemiri Muka yang dinilainya dilakukan secara sepihak dan tidak ada pemberitahuan kepada pedagang.

"Kenapa baru sekarang. Padahal kita sudah berjualan lama di Pasar Kemiri Muka. Tapi kenapa kita begitu saja dieksekusi tanpa adanya pemberitahuan antara PT Petamburan dengan pedagang," ujar Luluh lagi.

Ia mengakui bahwa pedagang lainnya juga memberi dukungan kepada hukum untuk menolak dan membatalkan eksekusi Pasar Kemiri Muka."Kami selaku korban berjuang bersama-sama secara gotong royong untuk menyampaikan kepada kuasa hukum kita di depan kantor Pengadilan Negeri Depok," dia menambahkan.

Hari Senin ini para pedagang Pasar Kemiri Muka menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pengadilan Negeri Depok. Pengunjuk rasa terdiri dari ratusan pedagang. Mereka menuntut pembatalan eksekusi yang dilakukan PT Petamburan.

Mereka memadati Pengadilan Negeri Depok sejak pukul 09.40 WIB. Mereka membawa beragam spanduk bertuliskan keresahan pedagang. Pedagang juga membawa terampah yang diatasnya disusun macam-macam sayuran. Barang itu diserahkan ke halaman Pengadilan Negeri Depok.(ryo)

KOMENTAR