Hari Ini MKH Sidangkan Tiga Hakim

Salah satunya hakim pemalsu identitas untuk menikah lagi.

Pin It

Istimewa /

JAKARTA – Sidang etik Majelis Kehormatan Hakim (MKH) terhadap tiga hakim yang diduga melakukan pelanggaran kode etik mulai digelar hari ini, Selasa (19/5). Sidang akan berlangsung selama tiga hari, yakni tanggal 19-21 Mei 2015 di Mahkamah Agung (MA).

Komisioner Komisi Yudisial (KY), Taufiqurrahman Syahuri mengatakan, dari tiga perkara itu, sidang yang melibatkan salah satu hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) berinisial SM, yang diduga memalsukan identitas untuk menikah lagi, akan berlangsung Rabu (20/5).

Sebelumnya, berdasar penyelidikan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan KY, hakim SM diduga memalsukan identitas untuk menikah meski sudah beristri. “Sidang MKH yang juga ikut dilibatkan empat komisioner KY itu salah satunya akan menyidangkan perkara salah satu hakim ad hoc MA yang memalsukan identitas. Kebetulan salah satu sidang yang saya ikut tangani adalah itu,” ujar Taufiqurrahman kepada SH, Senin (18/5).

Taufiqurrahman mengatakan, dalam tiga hari berturut-turut MKH akan menyelesaikan tiga perkara dalam sidang etik yang terbuka untuk umum. “Pada 19 Mei 2015 akan ada sidang hakim terkait narkoba, tanggal 20 Mei 2015 untuk hakim yang didapati selingkuh. Tanggal 20 Mei 2015 untuk hakim pemalsu identitas,” tuturnya.

Taufiqurrahman memastikan ikut menangani sidang untuk tanggal 20 dan 21 Mei 2015, yakni kasus pemalsu identitas yang dilakukan hakim berinisial SM dan kasus selingkuh yang diduga dilakukan hakim Pengadilan Negeri Mataram berinisial PH. Ia menyebutkan untuk kedua hakim itu KY direkomendasikan pemberhentian tetap dengan tidak hormat.

“Meski begitu, dalam kejadian sidang bisa saja berubah, tergantung bagaimana pembelaan yang bersangkutan,” kata Taufiqurrahman.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Komisioner KY Imam Anshori Saleh sempat menyebutkan, sidang etik MKH terhadap tiga hakim bersangkutan sudah dapat dilakukan lantaran sudah ada permintaan surat dari MA pada awal April 2015. Ia pun mengatakan, KY telah menjawabnya pada 14 April 2015. Imam sempat menuturkan, selain Taufiqurrahman, KY juga menunjuk Eman Suparman, Abbas Said, dan Ibrahim untuk sidang MKH tiga perkara itu.

Sumber : Sinar Harapan Cetak