Louis Van Gaal Pensiun dari Sepak Bola

Selasa , 12 Maret 2019 | 11:29
Louis Van Gaal Pensiun dari Sepak Bola
Sumber Foto Ist
Louis van Gaal

JAKARTA - Mantan pelatih Manchester United, Louis van Gaal memutuskan pensiun dari sepak bola. Van Gaal (67) mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan kariernya di dunia sepak bola dalam sebuah acara televisi Belanda.

Karier kepelatihan Van Gaal dipenuhi oleh prestasi dan trofi termasuk juara Liga Champions 1995 dengan klub pertamanya Ajax serta dua trofi La Liga bersama Barcelona, satu gelar Bundesliga bersama Bayern Munchen, serta dua kali melatih negara asalnya, Belanda - yang ia bawa ke posisi ketiga di Piala Dunia 2014.

"Saya seorang pensiunan sekarang. Saya tidak memiliki ambisi untuk menjadi direktur teknis atau pakar TV," kata Van Gaal kepada acara TV Belanda VTBL yang dikutip oleh Sky Sports pada Senin waktu setempat.

"Istri saya, Truus meninggalkan pekerjaannya untuk mengikuti saya 22 tahun yang lalu dan ia mendampingi saya ketika saya pergi ke luar negeri. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan berhenti sebagai pelatih ketika berusia 55 tahun, tetapi terus berjalan sampai saya berusia 65 tahun."

"Ia berhak memiliki kehidupan bersamaku di luar sepak bola. Bisa dibilang ia sangat bahagia. Kurasa saya bisa bekerja sebagai direktur teknis," tambah mantan pelatih United itu

United adalah karier pelatih terakhir Van Gaal dan ia berhasil menjuarai Piala FA dalam dua tahun kariernya bersama klub Inggris tersebut sejak tiba di Old Trafford pada 2014.

Van Gaal juga menjadi pelatih yang berjasa bagi karier Marcus Rashford saat ia memberikan pemain Inggris itu laga perdana di tim senior saat masih berusia 18 tahun.

Rashford memberi penghormatan kepada mantan pelatihnya melalui cuitan di Twitter, yang bertuliskan: "Terima kasih telah membuka pintu dan mempercayai saya. Nikmati pensiun ini boss."

Metode kepelatihan Louis van Gaal sudah dikenal sangat 'kejam' bagi mantan pemain yang pernah merasakannya. Gaya melatihnya yang otoriter merupakan asal usul dari munculnya julukan The Iron Tulip. Van Gaal berpegang teguh dengan metodenya itu dan sudah merasakan kesuksesan selama bertahun-tahun.

Kendati demikian, tidak semua klub yang dilatihnya sukses. Filosofi dan keberaniannya dalam mengorbitkan pemain muda memang bagus, tapi, di satu sisi gaya kepelatihannya kerap mendapat kritik tajam. (Berbagai Sumber)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load