5 Fakta Minarni Soedarjanto, Ratu Bulu Tangkis Indonesia yang Jadi Google Doodle

Jumat , 10 Mei 2019 | 14:16
5 Fakta Minarni Soedarjanto, Ratu Bulu Tangkis Indonesia yang Jadi Google Doodle
Sumber Foto: Google.co.id.
Hari ini menjadi peringatan lahirnya Minarni Soedarjanto, legenda bulu tangkis Indonesia.

JAKARTA - Jika Anda membuka laman Google hari ini, Anda akan menemukan kartun Minarni Soedarjanto, ratu bulu tangkis Indonesia dalam gambar kartun atau Google Doodle. Minarni Soedarjanto sudah lebih dahulu berjaya sebelum nama-nama yang kita kenal saat ini seperti Susi Susanti, Mia Audina, atau Liliyana Natsir.

Hari ini, 10 Mei merupakan hari peringatan kelahiran legenda bulu tangkis ini. Tepatnya, pada tahun 1944 atau 75 tahun lalu Minarni Soedarjanto lahir. Google Doodle sendiri memang merupakan media temporer di mana Google menampilkan perayaan, event, pencapaian, dan figur-figur penting yang bersejarah dan patut dikenang. Ingin mengenal lebih jauh Minarni Soedarjanto? Berikut 5 fakta mengenai sosok tokoh ini yang mungkin belum Anda ketahui.

71d277794215cd3d0d0ecd4639cf5a14.large

Minarni Soedarjanto. Foto repro Ensiklopedi Indonesia" dan "Suara Karya."

 

1. Ia sudah bertanding sejak belia

Minarni Soedarjanto lahir di Pasuruan, Jawa Timur. Ia sudah memulai menggeluti dunia bulu tangkis sejak usia 13 tahun. Tidak perlu waktu lama baginya untuk mencatatkan prestasi. Minarni memenangkan gelar pertamanya di Kejuaraan Nasional 1959 di Malang, saat itu ia masih berusia 15 tahun. Sejak saat itu ia aktif di Pelatnas.

2. Minarni adalah wanita Indonesia pertama yang bisa mencapai babak final kejuaraan All England

Pada All England tahun 1968, PB PBSI mengirimkan Rudy Hartono, Ang Tjin Siang Minarni Soedaryanto, dan Retno Kustiyah. Atlet-atlet Indonesia ini berhasil mencatatkan prestasi cemerlang. Minarni meraih medali perak tunggal putri, dan di partai ganda, Minarni-Retno Koestijah juga berhasil meraih juara. Pasangan Minarni Soedarjanto-Retno Koestijah setelah itu menjadi salah satu pasangan ganda putri paling diperhitungkan di dunia para dekade 1960-an.

3. Ia mempersembahkan Piala Uber pertama kalinya bagi Indonesia

Pada perebutan Piala Uber 1975 di Jakarta, Tim Indonesia menurunkan Theresia Widiastuti, Imelda Wigoena, Utami Dewi, Tati Sumirah, Minarni Soedaryanto, dan Regina Masli. Atas kerja sama yang luar biasa, mereka berhasil mempersembahkan Piala Uber untuk pertama kalinya bagi Indonesia setelah mengalahkan Jepang dengan skor 5-2. Kemenangan ini menjadi pembalasan, setelah sebelumnya Minarni dan kawan-kawan gagal meraih gelar juara setelah dikalahkan Jepang dalam babak final Piala Uber 1969 dan 1972.

4. Menjadi pelatih di Pelatnas PBSI

Selama berkarier, Minarni berhasil menyabet beberapa gelar prestisius, mulai dari All England, Asian Games, hingga Piala Uber. Setelah menggantungkan raketnya, Minarni Soedaryanto mengabdikan diri menjadi pelatih bulu tangkis di Pelatnas PBSI dan aktif dalam kepengurusan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

5. Wafat pada usia 59 tahun

Pada 14 Mei 2003, dalam usia 59 tahun Minarni menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RS PP) Jakarta akibat radang paru-paru dan komplikasi lever. Ia dikebumikan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan. (E-4)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load