ICOR Indonesia Tertinggi di ASEAN (2)

Rabu , 16 Oktober 2019 | 12:58
ICOR Indonesia Tertinggi di ASEAN (2)
Sumber Foto jawapos
Barang bukti berupa uang hasil operasi tangkap tangan KPK.
POPULER

BAGAIMANA dengan di Indonesia? Pengalaman banyak negara berkembang memperlihatkan paradoks bahwa negara terbentuk tetapi institusinya tidak berfungsi sebagaimana mestinya ditandai oleh banyak kontradiksi dan inkonsistensi. Apakah ini berarti KPK tidak bekerja sesuai fungsinya meskipun sudah banyak menyelesaikan kasus?

Sebagai entitas mikro, fakta memerlihatkan bahwa KPK sudah banyak menyelesaikan kasus korupsi. Peranan KPK menjadikan aparat negara untuk jujur dan disiplin dalam anggaran negara sudah berlangsung lama dan dihargai oleh publik dan masyarakat sipil pada umumnya. Tetapi praktek hukum mikro operasi tangkap tangan seperti ini sangat tidak disukai oleh polisi, anggota parlemen, kepala daerah, dan aparat negara secara keseluruhan. Karena itu, KPK sengaja dilemahkan dari dalam negara itu sendiri karena dianggap sebagai pengganggu dari sistem yang sudah ologarkis.

Namun juga, jangan dilupakan bahwa persoalannya di tingkat makro. Kita tidak boleh melupakan bahwa KPK adalah jawaban ekonomi politik terhadap persoalan pembangunan makro periode Orde Baru yang mencuat menjadi sistem ekonomi dengan tingkat kesenjangan sangat tinggi. Aparat negara yang kaya dan pengusaha yang menjadi kompradornya menikmati kesejahteraan dan kekayaan yang luar biasa berhadapan dengan khalayak masyarakat luas yang miskin.

Pembangunan Orde Baru meskipun dengan ekonomi yang tumbuh tinggi tidak berhasil menjadikan Indonesia menjadi negara industri dan negara maju. Yang ada adalah kesenjangan ekonomi, persoalan distribusi pendapatan sehingga ketimpangan masih cukup besar di negara ini.

Sebagaimana diketahui, pada masa itu, korupsi dan suap menandai pengusaan ekonomi dan bisnis oleh segelintir orang sehingga memperkaya hanya kelompok tertentu yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan kesenjangan di masyarakat. Sekarang ia dihadapkan pada persoalanekonomi politik makro yang belum terselesaikan yaitu tercapainya kesepakatan sehingga negara dapat bekerja sesuai fungsinya dan berputarnya sirkulasi ekonomi. Kesepakatan yang belum tercapai itu dapat terlihat di dalam proses tarik-menarik di dalam negara dan masyarakat.(bersambung)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load