Lebih dari 1.000 Warga Gelar Aksi di Timika Papua

Rabu , 21 Agustus 2019 | 11:25
Lebih dari 1.000 Warga Gelar Aksi di Timika Papua
Sumber Foto Antarafoto
Ilustrasi aksi masyarakat di Timika Papua.

TIMIKA - Lebih dari seribu orang warga dari berbagai wilayah di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019) pagi, turun ke jalan guna menyuarakan aspirasi antirasialisme. Aksi itu dilakukan terkait insiden yang menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Antaranews.com melaporkan, massa bergerak dari berbagai arah hingga berkumpul di halaman depan Kantor DPRD Kabupaten Mimika, di Jalan Cenderawasih Kota Timika. Massa aksi terdiri dari berbagai kalangan, baik orang dewasa, orang tua dan anak-anak, serta kaum perempuan.

Massamembawa spanduk bertuliskan kalimat-kalimat menentang tindakan rasisme. Spanduk lainnya bertuliskan, "Kami Papua Cinta Damai". Mereka juga meneriakkan yel-yel, sembari mengecam pihak-pihak yang melakukan tindakan tidak terpuji terhadap mahasiswa Papua.

Koordinator aksi demo sempat mengingatkan massa aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis seperti merusak fasilitas umum dan lainnya. Berbicara menggunakan mikrofon, koordinator aksi mengajak massa aksi mengutamakan demo damai, dan menyampaikan aspirasi di muka publik secara baik.

Kapolres Mimika Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto juga mengimbau massa agar mengedepankan kedamaian saat menyampaikan aspirasi di ruang publik."Saya minta warga menjaga ketertiban dan penyampaian aspirasi, dan tidak melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan keresahan dalam kehidupan bermasyarakat. Apalagi kekacauan karena hanya merugikan diri sendiri dan orang lain," katanya.

Hingga berita ini disiarkan, massa aksi masih menunggu kedatangan pimpinan DPRD Kabupaten Mimika yang disebutkan akan menerima pengunjuk rasa itu.

Sebelumnya, sejak awal pekan ini terjadi aksi massa di beberapa titik di provinsi Papua dan Papua Barat. Itu terjadi sebagai reaksi atas insiden yang melibatkan mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load