Mengintip "KKN Desa Penari" di Banyuwangi

Rabu , 04 September 2019 | 13:51
Mengintip
Sumber Foto Brilio
Salah satu sudut "KKN Desa Penari" di Banyuwangi.

BANYUWANGI - "KKN Desa Penari" di Banyuwangi tiba-tiba menjadi viral. Tempat itu tiba-tiba menjadi naik daun menyusul enam calon sarjana menggelar kuliah kerja nyata (KKN) di sana. Mereka mengalami peristiwa gaib.

Ayu, Nur, Widya, Wahyu, Anton dan Bima. Mereka mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi di kota S. Usai melakukan KKN di sana, dua mahasiswa di antaranya meninggal setelah melewati seabrek hal mistis di tempat KKN tersebut.

Cerita itu ditulis di akun Twitter @SimpleM81378523, ada enam mahasiswa-mahasiswi yang menggelar KKN di Kota B, Jawa Timur pada 2009 akhir. Mereka merupakan mahasiswa-mahasiswi angkatan 2005/2006 dari sebuah perguruan tinggi di Kota S.

Setelah kisah mistis itu viral, banyak orang yang berspekulasi dan melakukan penelusuran mengenai tempat "KKN Desa Penari" itu berlangsung.

Detik.com menelusuri lokasi "KKN Desa Penari" di Banyuwangi, Jawa Timur. Tim mendatangi kampung "hilang" yang diduga lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) itu.

Banyak yang berpendapat, lokasi "KKN Desa Penari" berada di Banyuwangi. Tepatnya di sekitar wilayah Rowo Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.

Perkampungan ini masuk dalam perkebunan Bayu Lor, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Perkampungan yang sudah lama ditinggalkan warganya itu kini viral karena diduga sebagai lokasi kisah mistis berujung tragis itu.

Kampung tersebut bernama Darungan atau Pendarungan. Jarak perkampungan dari Wana Wisata Rowo Bayu hanya sekitar 2 kilometer. Namun untuk menuju ke perkampungan tersebut, harus melalui hutan karet dan beberapa kayu besar.

Jalurnya hanya berupa jalan setapak dengan kontur naik turun. Jalan tersebut hanya cukup satu kendaraan roda dua. Jika berpapasan, salah satu kendaraan harus mengalah.

Hasil penelusuran di Kampung Darungan, ada sekitar 10 rumah permanen di tempat itu. Namun kondisinya sudah rusak karena sudah lama ditinggalkan penghuninya.

Ilalang memenuhi rumah-rumah tersebut. Tidak ada pintu di masing rumah tersebut. Terdapat musala dan dua kamar mandi yang berada agak jauh dari perkampungan tersebut.

Kampung Darungan mulai ditinggalkan penduduknya sekitar 2010 hingga 2011. Ini artinya pada tahun 2009, Kampung Darungan masih dihuni. Sama seperti cerita horor "KKN Desa Penari" yang diceritakan terjadi pada 2009.

"Sejak 2009 itu sudah ditinggalkan warga. Karena kondisinya jauh dari perkampungan dan akses yang sangat sulit. Selain itu banyak yang pensiun dan punya rumah yang lebih dekat dengan kota," ujar Sikap, salah satu penjaga perkebunan Bayu Lor, Rabu (4/9/2019).

Sikap menambahkan, ditinggalnya kampung itu tidak langsung seperti bedol desa. Warga yang kebanyakan merupakan pekerja kebun meninggalkan kampung itu secara perlahan.

"Punya rumah di luar kebun. Tapi kerjanya ya di dalam kebun itu. Sampai saat ini masih ada beberapa yang tinggal di Bayu sini. Ada yang pindah di Kali Tlepak," dia menambahkan.

Entah benar atau tidak perihal "KKN Desa Penari", yang pasti tempat yang disebut-sebut lokasi yang hilang itu masih menyimpan misteri hingga kini.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load