Pesan Terakhir Habibie, Berharap Bangsa Tidak Tercerai Berai

Rabu , 11 September 2019 | 21:03
Pesan Terakhir Habibie, Berharap Bangsa Tidak Tercerai Berai
Sumber Foto Dok/Ist
BJ Habibie

JAKARTA - Pakar Pendidikan Arief Rachman menyebut Mendiang Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie sempat menitipkan pesan kepadanya sebelum meninggal dunia. Arief menyebut hingga detik-detik terakhir hidupnya, Habibie tetap peduli dengan pendidikan Indonesia.

Habibie juga meminta agar tenaga pendidik tak hanya mengajar, tetapi juga mempertahankan Indonesia dengan pendidikan yang baik agar bangsa tak tercerai berai.

"Waktu saya menengok di (Ruang) Kartika, beberapa saat lalu ketika beliau bisa bicara. Beliau menitipkan supaya bangsa ini tidak tercerai-berai kamu jangan hanya mengajar tapi mendidik, didiklah bangsa ini sebaik-baiknya," kata Arief mengulang ucapan yang dia terima dari Habibie, di RSPAD, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Tak hanya itu, Habibie juga berpesan agar tak ada yang melupakan Pancasila sebagai tioggak kehidupan bangsa Indonesia."Jangan lupakan Pancasila, ilmu sebagai tonggak bangsa. Itu yang disampaikan Pak Habibie ke saya," katanya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Arief menyebut, sesaat setelah meninggal dunia, Habibie langsung didoakan oleh Presiden Joko Widodo yang kebetulan datang menjenguk bersama putranya. "Tadi langsung didoakan Pak Jokowi," dia menambahkan.

Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta. Wafat pada pukul 18.05 Rabu (11/9/2019). Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019. '

KOMENTAR

End of content

No more pages to load