Brigjen Syaiful Zachri Meninggal Saat Tugas Pengamanan Pemilu 2019

Jumat , 19 April 2019 | 16:47
Brigjen Syaiful Zachri Meninggal Saat Tugas Pengamanan Pemilu 2019
Sumber Foto Dok/Polda Bangka Belitung
Brigjen Syaiful Zachri semasa hidup.

JAKARTA - Polri berbelasungkawa atas meninggalnya Brigjen Syaiful Zachri. Polri menyebut Syaiful gugur dalam tugas saat mengamankan Pemilu 2019.

"Yang bersangkutan gugur saat menjalankan tugas dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2019. Almarhum adalah ketua tim asistensi Operasi Mantap Brata untuk wilayah Polda Nusa Tenggara Timur (NTT)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/4/2019).

Syaiful meninggal di Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo, NTT pada pukul 11.40 WITA. Sebelumnya, Syaiful diketahui berangkat dari Pelabuhan Pelni ke Pulau Rinca pada pukul 06.30 WITA pagi.

Almarhum saat itu datang bersama rombongan yakni AKBP Fery Boedianto, Pamen Roops Polda NTT Kompol Jamaludin, Kasat Sabhara Polres Manggarai Barat Iptu Markus Malik, Brigpol Dewa Citra Widana dan Brigpol Bayu anggota Satlantas Polres Manggarai Barat. Sesampainya di Pulau Rinca pukul 08.00 WIB, Syaiful melakukan tracking.

"Pukul 10.00 WITA rombongan dari Rinca, yang bersangkutan meminta ke Pulau Padar, namun dikarenakan BBM tidak cukup maka rombongan memutuskan untuk kembali ke Labuan Bajo," tuturnya.

Sekitar pukul 10.30 WITA rombongan tiba di Kelor. Sesampainya di bibir pantai Pulau Kelor, almarhum turun duluan dan diikuti yang lain."Rombongan mendaki menuju puncak bukit di Pulau Kelor, dalam perjalanan menuju puncak rombongan sempat bersitirahat satu kali," dia menjelaskan.

Kemudian pada saat rombongan turun dari bukit, Syaiful sempat beristirahat sejenak sambil menggosok dada dan meminum air selama 20 menit. Saat hendak kembali menuju pantai, Syaiful mengeluhkan sesak napas.

"Kemudian sempat dibantu oleh Kasat Sabhara Iptu Markus Malik untuk almarhum menyemprotkan ventolin (obat untuk membuka saluran napas di paru-paru), namun almarhum masih mengeluhkan pusing dan sakit di dada dan rombongan sempat membantu dengan mengoleskan," dia menyebutkan seperti dikutip detik.com.

Pada pukul 11.30 WIB rombongan tiba di Labuan Bajo. Selanjutya Syaiful dibawa ke RS Siloam."Adapun jam kematian yaitu pukul 11.40 wita dengan status henti jantung," dia mengungkapkan.

Jenazah telah diberangkatkan ke Jakarta pada pukul 13.57 WITA dengan menggunakan pesawat Batik Air dari Bandara Komodo, Labuan Bajo. Jenazah didampingi langsung oleh Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono, bersama Pamen Roops Polda NTT Kompol Jamaludin.

Syaiful menjabat sebagai Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri. Sebelumnya, Akpol 1987 itu pernah menjabat sebagai Kapolda Bangka Belitung.

 

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load