Massa Mahasiswa di DPR Sudah Bubarkan Diri

Kamis , 19 September 2019 | 21:30
Massa Mahasiswa di DPR Sudah Bubarkan Diri
Sumber FotoDetik.com
Massa mahasiswa di depan Gedung DPR sudah membubarkan diri.

JAKARTA - Massa mahasiswa dari berbagai universitas yang melakukan unjuk rasa menolak RUU KUHP dan revisi UU KPK di depan Gedung DPR mulai membubarkan diri. Lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Slipi kembali dibuka.

Massa mahasiswa dari berbagai universitas mulai berangsur angsur bubar sejak pukul 20.40 WIB. Terlihat para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Terlihat kondisi Jalan Gatot Subroto di depan gedung DPR yang mengarah ke Slipi juga sudah mulai bisa dilewati kendaraan. Terlihat lalu lintas mulai kembali normal.

Sebelum membubarkan diri, massa mahasiswa mengucapkan sumpah mahassiwa. Ketua BEM UI, Manik Marganamahendra kemudian mengimbau agar massa mahasiswa bubar."Untuk tutup aksi ini kita akhiri dengan semangat kita sumpah mahasiswa, berdiri kawan kawan," ucap Manik seperti dilaporkan detikcom.

Sebelumnya pihak mahasiswa juga telah menyetujui beberapa hal dari pertemuan dengan DPR. Manik mengungkap hasil tersebut merupakam hasil terbaik."Saya akan bacakan lembar kesepakatan, tolong dijaga, ini hasil terbaik dari kemungkinan buruk yang ada, karena kita bawa hasil hari ini," dia menambahkan.

Berikut ini poin-poin kesepakatan antara mahasiswa dan DPR:

1. Aspriasi masyarakat indonesia yang direpresentasikan mahasiswa akan disampaikan kepada pimpinan DPR dan seluruh anggota dewan.

2. sekjen DPR akan undang dan libatkan seluruh mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tanggal 19 September ini, dosen atau akademisi, serta masyarakat sipil untuk hadir dan berbicara setiap RUU lainnya yang belum disahkan.

3. Sekjen DPR menjanjikan akan sampaikan keingina mahasiswa untuk buat pertemuan dalam hal penolakan revisi UU KPK dan RKUHP dengan DPR serta kepastian tanggal pertemuan sebelum tanggal 24 September 2019.

4. Sekjen DPR akan menyampaikan pesan mahasiswa pada anggota DPR untuk tidak mengesahkan RUU pertanahan, RUU ketenagakerjaan, RUU minerba dan RKUHP dalam kurun waktu 4 hari ke depan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load