Gempa di Pulau Seram, Tiga Bangunan Rusak

Rabu , 13 November 2019 | 08:25
Gempa di Pulau Seram, Tiga Bangunan Rusak
Sumber Foto dok/ist
Ilustrasi gempa.

JAKARTA - Tiga bangunan rusak ringan dan satu orang meningga dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 5,1 di Pulau Seram, Maluku. Korban meninggal akibat serangan jantung saat terjadi gempa.

Demikian dikatakan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (13/11/2019)."Dampak kerusakan dalam kategori rusak ringan yang telah diidentifikasi di lapangan, Rumah Susun Waiheru di Kecamatan Baguala, Kota Ambon; Gedung Maluku City Mall; Masjid di Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon," katanya.

Ia menyebutkan, seorang warga Kampung Jawa, Ambon, bernama Ibrahim Bugis meninggal saat kejadian gempa pada Selasa (12/11/2019) sekitar pukul 19.10 WIT. Dia diduga meninggal karena serangan jantung."Korban diduga mengalami serangan jantung setelah kaget dengan goncangan gempa yang dirasakan di Kota Ambon pada IV MMI," katanya.

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Tetapi, getaran yang kuat menimbulkan kepanikan warga.

Saat ini BPBD Kota Ambon mendirikan tenda di dekat Rumah Sakit (RS) GPM Ambon untuk mengantisipasi gempa susulan.

Ia mengatakan, gempa sempat menimbulkan kepanikan warga, khususnya mereka yang dirawat di RS GPM Ambon.

"Merespons kondisi tersebut, BPBD Kota Ambon berinisiasi untuk mendirikan tenda di sekitar rumah sakit. Upaya lain, BPBD provinsi terus melakukan koordinasi dengan tiga wilayah yang sebelumnya terdampak gempa, yaitu Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat," Agus menambahkan.

Sebelumnya BMKG melaporkan gempa dengan M 5,1 terjadi pada Selasa (12/11/2019) pukul 19.10 WIT. Gempa tersebut berlokasi di 16 km selatan Kairatu-Seram Bagian Barat, 30 km timur laut Ambon. Pusat gempa ada di kedalaman 10 km.(E-2)



Sumber Berita: BNPB
KOMENTAR

End of content

No more pages to load